Sinergi Pemkab Tapanuli Utara dan BPJS Kesehatan: Mutakhirkan Data PBPU Pemda Triwulan II Tahun 2026 demi Jaminan Kesehatan yang Tepat Sasaran


Sinergi Pemkab Tapanuli Utara dan BPJS Kesehatan: Mutakhirkan Data PBPU Pemda Triwulan II Tahun 2026 demi Jaminan Kesehatan yang Tepat Sasaran

TARUTUNG – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus berkomitmen untuk memastikan seluruh masyarakat prasejahtera mendapatkan akses jaminan kesehatan yang layak dan tepat sasaran. Komitmen ini diwujudkan melalui kehadiran  (Plt.) Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Romusa Simanungkalit, ST, MM didampingi Sekretaris Dukcapil Lilis Suryani Nababan, SE dalam rapat koordinasi pemutakhiran data Peserta Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja yang Dibiayai Pemerintah Daerah (PBPU BP Pemda) Triwulan II Tahun 2026.

Kegiatan yang diinisiasi oleh BPJS Kesehatan Cabang Tarutung ini berlangsung di Ceka Eatery &Space Tarutung pada hari Selasa 07 Juli 2026. 

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Kepala Disdukcapil Tapanuli Utara menekankan pentingnya integrasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang valid sebagai fondasi utama pendataan. Dinas Dukcapil memastikan akan terus mendukung penuh proses verifikasi ini agar tidak ada kendala administratif, seperti NIK ganda atau data warga yang telah meninggal dunia namun masih tercatat aktif.

Sinergi tersebut disambut baik oleh Kepala Dinas Kesehatan Tapanuli Utara. Dinas Kesehatan menyampaikan bahwa pemutakhiran data berkala pada Triwulan II ini sangat vital untuk mengukur efektivitas anggaran daerah yang dialokasikan untuk jaminan kesehatan. Dengan data yang bersih dan mutakhir, Dinas Kesehatan dapat memastikan alokasi kuota PBPU Pemda benar-benar menyasar warga Tapanuli Utara yang paling membutuhkan, sekaligus meminimalisir adanya tumpang tindih kepesertaan dengan segmen pekerja formal.

Pihak BPJS Kesehatan sendiri memberikan apresiasi tinggi atas gerak cepat dan kolaborasi aktif dari kedua instansi tersebut. Melalui pencocokan data yang akurat antara database kependudukan milik Dukcapil, data fasilitas kesehatan dari Dinkes, dan sistem kepesertaan BPJS, diharapkan tingkat kepesertaan jaminan kesehatan di Tapanuli Utara tidak hanya mengejar kuantitas menuju Universal Health Coverage (UHC), tetapi juga berkualitas secara validitas data.

#dukcapilprima
#dukcapilbisa
#dukcapiltaput